| Calon Pengurus Pusat Syabab Hidayatullah Silaturahim Bersama Ust. Yusuf Mansur |
|
Written by Farid Ma'ruf
Wednesday, 28 December 2011 16:14 |
 |
 |
 |
|
|

Ditengah penyusunan Struktur kepengurusan Pengurus Pusat Syabab Hidayatullah periode 2012-2014, dibawah kepemimpinan saudara Musliadi untuk kedua kalinya setelah terpilihnya beliau pada Munas ke-4 Syabab Hidayatullah pada 16-18 Desember 2011 yang lalu, bak angin segar yang berhembus disore hari, kehadiran tamu istimewa Ust. Yusuf Mansur mampu memberikan semangat baru kepada pengurus Pusat Syabab Hidayatullah yang insya Allah akan dilantik pada Januari 2012 mendatang.
Di penghujung tahun 2011 dan awal bulan shafar tanggal 28 Desember 2011 bertempat di Pondok Pesantren Hidayatullah Depok beliau (Ust. Yusuf Mansur) berdasarkan undangan sahabat beliau Ust. Albukhari Abdul Wahid yang juga mantan ketua Syabab Hidayatullah periode awal, menyempatkan hadir ditengah-tengah kesibukan beliau beraktifitas dalam dakwah setelah mendampingi Presiden RI Soesilo Bambang Yudhoyono pada peresmian PLTU.
Kehadiran beliau ke pesantren Hidayatullah Depok merupakan yang pertama kali, dan memberikan kesan tersendiri bagi beliau dan juga warga Pesantren Hidayatullah dimasa liburan santri. Dalam sambutannya ketika didaulat untuk memberikan kesan dan pesan, beliau mengajak para santri dan asatiz untuk menatap masa depan Indonesia dengan bekal karakter Wahyu yang dimiliki oleh setiap Muslim, dan merancang pemimpin bangsa yang memiliki wawasan oprasional berdasarkan Wahyu, dan memiliki bekal hafal al-Qur'an. Tidak cukup di situ, diskusi berlanjut di kediaman Ketua Pembina Pesantren Hidayatullah Depok Ust. Abdul Mannan, dan tak lupa pemberian kenang-kenangan dari Direktur Inisiasi Hidayatullah Ust. Suharsono memberikan kado berupa buku Membangun Peradaban Islam kepada beliau. Di akhir silaturahim beliau, lantunan merdu bacaan al-Qur'an menggema dari Masjid Ummul Quraa Hidayatullah dari suara khas Ust. Yusuf Mansur yang menjadi imam shalat Magrib di hari yang sama. |
| Last Updated ( Wednesday, 28 December 2011 16:56 ) |
|
|
| PP Syabab Hidayatullah menghadiri Seminar Nasional Pengenalan Ekslorasi Hukum Humaniter Bagi Para Pendidik Muslim |
|
Written by Farid Ma'ruf
Tuesday, 25 October 2011 02:46 |
 |
 |
 |
|
| Bertempat di Pesantren Darunnajah Ulu Jami Jakarta pada 21-23 Oktober silam, 3 orang Pengurus Pusat Syabab Hidayatullah menghadiri kegiatan tersebut atas rekomendasi Pimpinan Pusat Hidayatullah untuk menghadiri acara yang diadakan oleh Pesantren Darunnajah dibawah koordinasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementrian Agama RI ini bekerjasama dengan International Committee Red Cross (ICRC) atau Palang Merah Internasional/Bulan Sabit Merah, adalah yang pertama kali diadakan di Indonesia, sebagai objek pengenalannya adalah para pendidik Muslim atau Pondok Pesantren. Eksplorasi Hukum Humaniter (EHH) adalah program pendidikan yang mengenalkan kaidah dan prinsip dasar Hukum Humaniter Internasional (HHI) bagi siswa berusia 13 hingga 18 tahun.
Namun EHH tidak hanya mengajarkan tentang HHI. Pada hakikatnya EHH betujuan untuk mengeksplorasi isu-isu yang berkaitan dengan kemanusiaan, etika dan moral yang kerap muncul saat konflik. Tujuan utama pembelajaran EHH adalah untuk memudahkan generasi muda menjalankan prinsip-prinsip kemanusiaan di dalam kehidupan mereka.
EHH sudah diperkenalkan ke 63 negara di dunia. Sedangkan di beberapa negara seperti Malaysia, Palestina dan Yordania, EHH sudah berjalan baik, terintegrasi ke dalam kurikulum sekolah maupun kegiatan ekstra kurikuler.
Tujuan diadakannya seminar ini adalah untuk mengenalkan program Eksplorasi Hukum Humaniter mengenai isi, metodologi, implementasi, integrasi, dll kepada kalangan pemimpin, pendidik Muslim untuk mendapatkan saran, rekomendasi dan kritik mengenai implementasinya di institusi pendidikan Islam, khususnya Madrasah dan Pesantren. hadir sebagai pembicara: 1. Mr. Vincent Nicod (Head of Delegation ICRC Indonesia). 2. Mr. Sukhdave Singh (EHL & Youth Programme Regional Advisor ICRC Asia). 3. Mr. Irenee Herbet (Regional Advisor for Humanitarian Affairs ICRC Soutrh East Asia & Australia) 4. Ibu Rina Rusman, SH, MH (Legal Advisor ICRC Jakarta) 5. Ust, Dr. Masri Elmahsyar Bidin (UIN Jakarta) 6. Freddy Nggadas (Communication Officer ICRC Jakarta)
Dalam sambutan yang disampaikan oleh Pimpinan Ponpes Darunnajah KH. Makhrus Amin, bahwa acara ini adalah yang pertama kalinya diadakan di Indonesia, yang juga melibatkan kalangan pondok pesantren, dan harapan yang dikemukakan oleh beliau adalah perhatian dunia Internasional terhadap kalangan pesantren dalam melibatkan pesantren sebagai patner dalam bidang kemanusiaan.
Hal lain dari seminar ini, pendapat yang dikemukakan oleh Ketua Umum Syabab Hidayatullah Musliadi, bahwa kehadiran pihak asing di Indonesia khususnya Palang Merah Internasional diharapkan mampu memberi masukan berarti dan tidak memiliki 'maksud-maksud tertentu' dibalik kerja sama ini. Acara yang dihadiri 35 orang dari kalangan Ormas dan Pondok Pesantren ini diantaranya terdapat perwakilan dari Hidayatullah Sumatera Utara yang diwakili Oleh Ust. Khairul Anam,juga perwakilan Hidayatullah Sulawesi Utara: Ust. Nuryadin Majid.
Kesimpulan dari seminar ini adalah akan dimulainya kerja sama antar lembaga dan juga pondok pesantren dalam eksperimen tentang pengenalan EHH bagi murid atau santri.
|
|
| Kunjungan Peserta Munas IV PKB PII ke Hidayatullah Gunung Tembak |
|
Written by Farid Ma'ruf
Wednesday, 12 October 2011 14:28 |
 |
 |
 |
|
| Sebagai wujud jalinan kerjasama antara PKB PII dengan Hidayatullah, setelah penandatanganan MoU pada 23 Agustus 2011 yang lalu, maka momentum Musyawarah Nasional ke-4 Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia yang dilaksanakan pada 7-10 Oktober di Balikpapan Kalimantan Timur adalah sesuatu yang dapat dijadikan sejarah baru bagi hubungan antar lembaga yang memiliki visi membangun kejayaan Islam. Untuk itu PP Hidayatullah menunjuk secara penuh kepada Pengurus Pusat Syabab Hidayatullah mengambil peran dalam kerjasama tersebut, dengan menjadi bagian kepanitiaan Munas tersebut.
Acara yang dibuka oleh Gubernur kaltim Awang Faroek Ishak ini dihadiri 541 orang peserta, dan 200 undangan tingkat nasional dan lokal, 75 orang diantaranya dari Hidayatullah. Kegiatan ini juga dirangkai dengan Forum Temu Usaha alumni PII. Terpilih sebagai ketua umum PKB PII periode 2011-2015 H.Soetrisno Bachir, SE menggantikan Dr. Tanri Abeng, MBA pada periode sebelumnya.
Pada acara penutupan Munas yang dirangkai dengan dialog kebangsaan, dan ditutup oleh mantan Wakil Presiden RI HM Jusuf Kalla (Ketua Dewan Kehormatan PKB PII) yang juga menjadi pembicara pada acara tersebut didampingi oleh Dr. H. Ibrahim (Ketua Hubungan antar Lembaga Komisi Yudisial RI), H. Soetrisno Bachir sebagai ketua umum terpilih, serta dimoderatori oleh Prof. Dr. H.M.Ryas Rasyid (Anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI) yang juga sebagai mantan ketua umum PKB PII periode 2005-2008.
Mengakhiri rangkaian Munas PKB PII ke-4. peserta melakukan kunjungan silaturahim ke Pondok Pesantren Hidayatullah di Balikpapan Kalimantan Timur. Peserta diajak berkeliling melihat kampus Hidayatullah yang luasnya 160 ha, kemudian dijamu dalam acara silaturahim di tepi danau karya santri Hidayatullah yang dirintis dan didirikan oleh seorang kader terbaik PII dari Sulawesi Selatan KH. Abdullah Said (Alm) pada awal 1970an sebagaimana yang disampaikan Ust. Zainuddin Musaddad selaku Ketua Yayasan Hidayatullah Balikpapan dalam sambutannya.
Dalam sambutan yang disampaikan ketua umum PKB PII yang baru H. Soetrisno Bachir dalam kunjungan tersebut, beliau mengajak kepada Hidayatullah sebagai ormas untuk bersama-sama dalam memajukan Islam dalam bingkai Pendidikan dan Dakwah serta perekonomian ummat. Sebagai kenang -kenangan beliau tidak lupa meberikan bingkisan "Apel Malang" dalam bentuk uang tunai 100 juta Rupiah untuk pembangunan Masjid Agung Arriadh di Gunung Tembak, masjid yang menjadi kebanggaan Hidayatullah Balikpapan yang masih dalam tahap renovasi. Sebagai tanda terima kasih kepada PKB PII dan ketua umumnya, Ketua Yayasan Hidayatullah Balikpapan juga memberikan bingkisan berupa buku "Mencetak Kader" Karya Alm. Ust. Mansur Salbu yang berisi tentang sosok Abdullah Said sebagai pendiri Hidayatullah, dan majalah suara Hidayatullah
Untuk merealisasikan kerjasama dengan PKB PII, maka beliau berpesan kepada Syabab Hidayatullah dan PII untuk melaksanakan kerjasama sebagaimana yang telah tertuang dalam nota kesepahaman, secara pribadi dan kelembagaan H. Soetrisno Bachir akan mendukung secara penuh kerjasama ini. Semoga terlaksana. Amin
|
| Last Updated ( Thursday, 13 October 2011 01:10 ) |
|
| Silaturahim Jumat: Bersama Ketua Dewan Pengurus Masjid Agung Sunda Kelapa |
|
Written by Farid Ma'ruf
Wednesday, 05 October 2011 12:44 |
 |
 |
 |
|
| 
Sebagai upaya menjalin silaturahim dengan tokoh-tokoh berpengaruh, kali ini Pengurus Pusat Syabab Hidayatullah didampingi anggota Majelis Syuro Hidayatullah Ust. Drs. H. Nursyamsa Hadis, mengadakan kegiatan silaturahim Jum'at. Tepatnya tanggal 30 September 2011 yang lalu bertempat di Masjid Agung Sunda Kelapa (MASK) yang berada di tengah-tengah keramaian ibukota sebelah barat kediaman dinas Wakil Presiden RI.
Setelah pelaksanaan shalat jumat berakhir, sebagaimana sering dilakukan di Masjid ini, kegiatan Pengislaman atau prosesi kembalinya seorang hamba kepada fitrah Islam. siang itu ada dua orang hamba Allah yang mengikrarkan memeluk agama Islam dari agama yang dianut sebelumnya. Dalam gambar tampak dua orang yang mengenakan jubah cokelat yang diapit oleh seorang Ulama dan Ketua Dewan Pengurus MASK Bapak H.M Aksa Mahmud yang juga sebagai Anggota DPD RI, serta nampak dalam gambar Ketua Umum Syabab Hidayatullah, Musliadi berada paling kanan.
Acara semacam ini merupakan sesuatu yang spesial bagi Pengurus Pusat Syabab yang hadir saat itu. melengkapi pertemuan silaturahim jumat kali ini kami dijamu secara khusus oleh Bapak Aksa Mahmud untuk berdialog, diantara obrolan yang kami kemukakan, bahwa kami bersyukur telah dibukakan jalan oleh beliau berkenalan lebih dekat dengan Pelajar Islam Indonesia yang dengan telah ditandatanganinya Nota Kesepahaman (MoU) antara Hidayatullah dengan Perhimpunan Keluarga Besar PII, pada 23 Agustus 2011. serta dalam waktu dekat akan melaksanakan Munas ke IV di Balikpapan Kalimantan Timur pada 7-10 oktober 2011. Pada acara puncak peserta Munas tersebut akan berkunjung ke Pesantren Hidayatullah Balikpapan.
Semoga kegiatan tersebut menjadi bagian membangun peradaban Islam dimulai Masjid, dan menjalin silaturahim. Amin |
| Last Updated ( Wednesday, 05 October 2011 14:22 ) |
|
|
|
|
|
|
|
Page 1 of 20 |